Monday, June 27, 2016

Sikap orang korea dalam berbisnis

Salah satu sifat khas orang tua korea adalah blak-blakan. Pertanyaan seperti berapa umurmu, apakah sudah menikah, dan mengapa belum menikah pertanyaan yang lumrah didengar. Tidak jauh beda dengan sifat orang-orang tua di tanah air bukan?

Sansan hasjim dalam buku bujet pas-pasan, keliling korea 60 hari? Bisa! Menuliskan adat korea dalam menjamu tamu sangat baik. Mereka memperlakukan tamu bak orang istimewah. Keperluan tamu diersiapkan semua, mulai dari kamar tidur dan perlengkapan mandi. Mereka juga akan menyajikan makanan istimewah. Namun jika tidak memasak sendiri, mereka akan mengajak tamunya makan diluar dan memilih makanan yang enak-enak.

Lazimnya orang korea tak memperkenankan tamunya memperkerjakan apapun ketika sedang menumpang, mungkin pengecualian jika keadaan sedang memaksa. Sampai-sampai baju kotor tamunya pun mereka yang melakukan dan mengumpulkanya kedalam mesin cuci, daan si tamu terima beres dengan pakaian yang terlihat wangi dan rapi.

Jika di ajak makan, lihat dulu siapa yang mengajak. Ada tren baru di korea saat ini, yaiyu going dutch alias makan bayar sendiri-sendiri. Ini biasanya dilakukan anak muda di negeri gingseng itu. Jika menawarkan pembayaran tagihan makan kita, cobalah untuk menawarkan membayar tagihan sendiri terlebih dahulu.

Apabila ada makan ronde kedua, saat itu giliran kita yang membayar sebagai ganti tagihan pertama yang mereka bayarkan. Nah, lain cerita jika kita yang mengajak makan adalah orang tua. kali ini, anda akan menjadi orang yang akan di traktir. Karena umumnya, mereka selalu berinisiatif membayar semua tagihan makan.

Di dalam subway tersedia tempat duduk bagi para manula, orang cacat, dan ibu hamil. Tempat duduk itu terpisah dari tempat duduk penumpang lainnya. Waalau tempat spesial itu kosong, tak ada orang yang berani mengisinya, kecuali ingin di tatap oleh penumpang lain. Terkadang kalupun ada orang tua di tempat itu, iapun tak ingin duduk disitu.

Mengantri juga menjadi budaya penduduk korea selatan. Budaya mengantre tidak hanya berlaku untuk naik kendaraan, tapi juga munggu giliran masuk toilet umum. Tidak ada orang yang saling serobot seperti yang terjadi di indonesia.

Para orang tua adalah penolong yang sangat baik, setelah polisi, ketika ada orang yang tersesat atau kesusahan. Mereka tidak segan-segan mengantarkan atau menunjukkan jalan. Mereka memang agak rama dibandingkan dengan anak muda.

Dalam konteks bisnis, orang korea juga menerapkan sikap di atas pada konsumenya. Mereka akan memperlakukan konsumen secara istimewah seperti halnya seoran raja. Mereka bahkan akan memberikan garansi service pada konsumen agar mereka tidak kecewa.pantas saja jika dalam berbisnis, orang korea juga menuai kesuksesan yang luar biasa.

No comments:

Post a Comment